HARUM Family and Children Center

Salah satu cara memperingati dan mensyukuri Hari Kemerdekaan Republik Indonesia adalah terus bergerak memperjuangkan kepentingan terbaik bagi anak dan keluarga. LKSA Harapan Ummat merupakan salah satu dari 7 Lembaga Pengasuhan Anak yang ditunjuk oleh Kementerian Sosial RI untuk melaksanakan Program Pilot Foster Care di tahun 2020. Di tahun ini, tercatat hanya ada 2 yang masih terus menjalankan program tersebut, diantaranya LKSA HARUM.

Pada zaman dahulu kemerdekaan dirayakan dengan berbagai macam adat dan tradisi. Kemerdekaan merupakan euforia bagi setiap penduduk Indonesia baik dari Sabang hingga Merauke. Berbagai macam perlombaan diakan disetiap pelosok negeri sebagai salah satu perwujudan rasa bangga dan menyemarakkan momen yang datang setiap satu tahun sekali itu.

Tapi bagaimana dengan perayaan kemerdekaan saat ini? Ketika pandemi masih belum berakhir dengan segala keterbatasan aktivitas. Apa yang dilakukan anak-anak di Harum Family Center?

Sudah pernah merasakan vaksin? Sejak Covid-19 kembali mengganas, upaya vaksin kembali ditingkatkan untuk menjaga masyarakat agar tidak mudah tertular virus mematikan ini. Walaupun masih banyak masyarakat yang takut karena adanya pro dan kontra, nyatanya manfaat vaksin covid-19 telah banyak dirasakan berbagai kalangan.

Di masa pandemi anak-anak lebih banyak diam di rumah dan biasanya mereka lebih anteng dengan gadget mereka. Anak juga cenderung malas bergerak, sehingga kemungkinan terpapar berbagai penyakit sangat besar, baik penyakit fisik maupun penyakit mental.

Lalu, gimana ya caranya agar anak tetap sehat?

Puasa bukan menjadi alasan untuk berdiam diri dirumah. Seperti hal yang dilakukan adek-adek di bulan Ramadhan. (2/5) Bulan Ramadhan kali ini Anak-anak Ruang Cita-cita LKSA Harum mengadakan kegiatan belajar wirausaha.

Akhir bulan lalu (30/3) LPA Harapan Ummat melaksanakan workshop dan diskusi tentang 'Peran Keluarga terhadap Tumbuh Kembang Generasi Bangsa'. Pada kegiatan ini Harum berupaya untuk memperkenalkan pentingnya pengasuhan di keluarga, serta memperkenalkan program pengasuhan alternatif oleh keluarga pengganti.

Belajar tidak harus duduk di kelas dan bisa dilakukan dimana saja. Apalagi jika belajar langsung kepada ahlinya biasanya ilmunya akan lebih mudah dipahami. Seperti yang dilakukan oleh anak-anak dari Ruang Cita Cita, Harum Family Center yang sedang belajar perhotelan secara langsung di Shelter Hostel.

Tujuan pembelajaran kali ini adalah ingin menginspirasi anak-anak dan keluarga untuk membuat calender mini yang bisa dibawa kemana-mana, dengan kreativitas mereka masing-masing dalam membuatnya

Melalui kegiatan Eva Perca, Tim Harum bisa mencari solusi dari kekurangan yang ada di lapangan (terkait kegiatan yang sudah direncanakan selama satu tahun 2020). Untuk kemudian menyimpulkan beberapa rencana kegiatan yang akan dilaksanakan pada tahun 2021.

Mem"bumikan" Foster Care adalah sebagian kecil tantangan dalam melaksanakan pengasuhan anak alternatif oleh keluarga pengganti di Indonesia. Mulai dari istilahnya yang sulit, mencari padanannya dalam bahasa Indonesia, hingga menyadarkan kita semua bahwa praktek ini sudah menjadi bagian dari tradisi nusantara bahkan tradisi agama.

Orangtua pernah menjadi anak tetapi anak-anak belum pernah menjadi dewasa. Proses mengasuh dan mendidik anak adalah menumbuhkan pola hubungan dan potensi kebaikan pada anak, bukan mendoktrin atau menanamkan bibit baru yang belum tentu sesuai dengan potensi yg sudah ditanamkan oleh Tuhan.

Jaringan internet adalah hal yang sangat dibutuhkan pada masa “sekolah di rumah” seperti saat ini. Mulai dari pendidikan tinggal taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi semua butuh internet untuk belajar jarak jauh. Untuk itulah Harum Family Center bersama RT berencana akan memasang hotspot untuk warga dan anak asuh yang tengah menempuh Pendidikan Jarak Jauh (PJJ).

Halaman 2 dari 3
FaLang translation system by Faboba