Kelereng Labirin Board Game Oleh Sanggar Anak Cendrawasih

Kali ini ( anak-anak SD kelas 1-6 di Sanggar Anak Cendrawasih membuat kerajinan tangan Kelereng Labirin Board Game. Setiap anak masing-masing membuat kerajinan dari kardus bekas tersebut untuk mengembangkan ketrampilan.

Tujuan dari kegiatan ini adalah membuat anak-anak lebih kreatif dan inovatif. Seperti memanfaatkan barang bekas di sekitar menjadi barang yang bisa dimainkan.

Seperti yang disampaikan oleh Yulia Ayu Pramitasari, pendamping di Sanggar Anak Cendrawasih, “Saya ingin memberikan pengetahuan buat adek-adek bahwa barang-barang bekas juga bisa dijadikan mainan. Dan lebih mengurangi ke penggunaan gadget, beralih ke permainan tradisional.”

kelereng board game

Anak-anak cukup membawa kardus bekas dan alat tulis dari rumah dan Yulia telah menyiapkan peralatan lainnya seperti lem dan kelereng. Aktivitas pembuatan permainan ini harus selesai hari itu juga, jadi tidak ada yang sampai dibawa pulang.

Berlokasi di Gadang gang 19 kegiatan serupa (prakarya dengan tema yang lain) juga dilaksanakan setiap hari Minggu pukul 09.00 hingga selesai. Masa anak-anak adalah masa pertumbuhan dan perkembangan otak. Kegiatan yang dapat mengasah motorik halusnya sangatlah penting. Adapun aktivitas lainnya setiap harinya adalah kegiatan akademik, olahraga, dan juga memasak.

Selain itu, melalui kegiatan di Sanggar Anak Cendrawasih yang merupakan binaan LKSA Harapan Ummat ini, anak-anak juga belajar ketelitian, kesabaran, dan tenggang rasa.

Selesai membuat prakarya, anak-anak foto bersama dan menunjukkan hasil karya mereka ke teman-teman, orang tua, dan saudaranya. Tentu saja hal ini dapat melatih rasa percaya dirinya. Melalui karya tersebut, kakak pendamping juga bisa menilai karakter anak-anak, apakah mereka termasuk anak yang sabar, teliti, dan rapi.

FaLang translation system by Faboba