Dukungan Foster Care dari Martin James Foundation

Mem"bumikan" Foster Care adalah sebagian kecil tantangan dalam melaksanakan pengasuhan anak alternatif oleh keluarga pengganti di Indonesia. Mulai dari istilahnya yang sulit, mencari padanannya dalam bahasa Indonesia, hingga menyadarkan kita semua bahwa praktek ini sudah menjadi bagian dari tradisi nusantara bahkan tradisi agama.

Namun demikian, sangat senang dan sungguh mengasyikkan menjadi bagian aktif dari gerakan ini. Perlahan tapi pasti, Allah SWT menunjukkan jalan dan membimbing Harum Family Center menuju arah dan cara yang lebih tepat dari waktu ke waktu.

"Nikmati saja prosesnya, karena kami yakin tidak salah memilih jalan." Kata Pak Ruli, Founder LKSA Harapan Umat.

"Bismillah... dengan segala kerendahan hati, sekaligus memohon do'a agar kami konsisten dan sanggup memikul amanah, peluang dan kesempatan yang dihadirkan Allah SWT ini. Atas dukungan dari sahabat kami Martin James Foundation, sebentuk DUKUNGAN UNTUK BELAJAR MEMBUMIKAN KOMITMEN guna mewujudkan layanan pengasuhan alternatif berbasis keluarga yakni Foster Care di Indonesia wabil khusus di Jawa Timur." Imbuh Pak Ruli.

Awal perkenalan Harum dengan MJF (Martin James Foundation) adalah saat menghadiri undangan workshop di Jakarta (Oktober  2018), tepatnya di Hotel Frasser Residence Menteng. Saat itu ada pembicara tamu dari Bulgaria dan India, serta beberapa perwakilan dari MJF dan Key Assets dari Jepang, New Zealand, Australia.

MJF

Saat itulah kali pertama LKSA Harum mendapatkan pencerahan bahwa Harum bukan panti asuhan (orphanage) melainkan Children /Family Center. Mengapa? Karena Harum tidak mengasuh anak di dalam lembaga, juga tidak hanya mengurus anak-anak yang kehilangan orang tua (yatim/yatim piatu) tapi semua anak yang membutuhkan pengasuhan dan perlindungan.

Acara tersebut diselenggarakan oleh MJF bersama dengan Asuh Siaga (Aliansi Pengasuhan Anak Berbasis Keluarga). Yaitu jaringan lembaga perlindungan anak di Indonesia yang peduli pada pengasuhan anak berbasis keluarga dan memperjuangkan agar anak tetap tinggal dan diasuh dalam lingkungan keluarga. Hingga saat ini LKSA Harum menjadi anggota aktif Asuh Siaga.

MJF

Selanjutnya, Harum selalu diundang untuk mengikuti kegiatan-kegiatan lanjutan pada tahun 2019 (2-3 kali). Pada akhir 2019 LKSA Harum juga diundang oleh MJF – Asuh Siaga bersama Kementerian Perempuan dan Perlindungan Anak RI dalam acara konsultasi nasional pengasuhan anak. Dilanjutkan dengan penyusunan rencana strategis Asuh Siaga pada awal 2020 sebelum pandemi.

Kenapa ya Martin james foundation tertarik membantu Harum? 

Menurut Pak Ruli, mereka tertarik dengan keseriusan LKSA Harum mendukung pengasuhan anak berbasis keluarga. Kebetulan salah satu impian Harum adalah mewujudkan anak-anak (dalam kondisi apapun) untuk tetap bisa tinggal dan diasuh dengan baik dalam lingkungan keluarga, bukan di panti asuhan/lembaga.

Keaktifan Harum mengikuti rangkaian kegiatan MJF sejak 2018 hingga 2020 sepertinya menjadi pertimbangan mereka. Bahwa Harum sangat bersungguh-sungguh mewujudkan impian tersebut. Kebetulan dalam kegiatan-kegiatan beMJF2rsama MJF – Asuh Siaga, Harum banyak bertemu dengan orang-orang yang memiliki impian sama.

Dukungan yang diberikan MJF berbentuk bimbingan teknis (technical assistance) serta tenaga pekerja sosial. Juga penyelenggaraan promosi dan kegiatan terkait inisiasi dan pelaksanaan Foster Care.

Harum Family Center berharap MJF akan terus memberikan dukungan, lembaga pengasuhan ini juga makin percaya diri dan bersemangat mewujudkan program pengasuhan anak oleh keluarga pengganti (Foster Care). Tentu saja bersama stake holder lainnya seperti Kementerian Sosial, anggota Asuh Siaga, Kementerian Perempuan dan Perlindungan Anak, dan yang lainnya.

Add comment


Security code
Refresh

FaLang translation system by Faboba